News Travel

Kamis, 11 Juni 2020 - 11:00 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Proyek APBN Kementerian (PUPR) untuk pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Robert Perkasa)

Proyek APBN Kementerian (PUPR) untuk pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. (Foto: Robert Perkasa)

1,31 Triliun Digelontorkan, Bangun Infrastruktur KSPN Labuan Bajo

Labuan Bajo, floreseditorial. com – Sebanyak Rp 1,31 triliun APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), digelontorkan untuk pengembangan infrastruktur Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang, Ditjen Bina Marga, kini sedang menggiatkan pekerjaan fisik di sejumlah spot, di dalam dan di luar Kota Labuan Bajo. Bupati Manggarai Barat, Drs. Agustinus Ch. Dula kepada floresedirorial.com, Kamis (11/6/2020) menyebutkan, anggaran yang dikucurkan oleh Kementerian PUPR, bukan muncul tiba-tiba di Manggarai Barat.

“Dana sebesar itu bukan datang tiba-tiba, tetapi sudah direncanakan dari awal, sejalan dengan pembentukan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Labuan Bajo,” terangnya.

Pantauan media, sepekan terakhir, berbagai paket pekerjaan sedang gencar dilakukan di tengah pandemi corona, seperti proyek peningkatan jalan dan penataan trotoar, serta drainase di KSPN Premium Labuan Bajo, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta bagian bawah, sepanjang 9,97 kilometer, dengan anggaran mencapai Rp 55,8 miliar.

Sedangkan Jalan Soekarno Hatta bagian atas, sepanjang 10,05 kilometer, menelan anggaran sebanyak Rp 41,6 miliar. Jalan Simpang Pede sekitar 20,03 kilometer, sebesar Rp 84 miliar, Jalan Yohanes Sahadun sepanjang 20,23 kilometer sebesar Rp 46,7 miliar, peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu sepanjang 4 kilometer, sebesar Rp 21,7 miliar. Pembangunan Kawasan Galeri Internasional Puncak Waringin. Front Water di Pantai Labuan Bajo dan Kawasan Batu Cermin dan Pulau Rinca serta Dermaga Peti Kemas di wilayah Rangko.

“Dana cukup besar itu untuk pembangunan infrastruktur pariwisata super premiun, agar dapat mengimbangi pariwisata dunia,” ungkap Bupati Dula. *(obe)

Artikel ini telah dibaca 1036 kali

Baca Lainnya
x