Bisnis Ekonomi News

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:21 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Tambang pasir dan galian C milik Yosep Ode. (Foto: Nardi Jaya)

Tambang pasir dan galian C milik Yosep Ode. (Foto: Nardi Jaya)

Tambang Pasir Watu Mori, Tanpa Kontribusi Bagi PADes

Rana Mese, floreseditorial.com – Tambang pasir galian C di Kampung Liang Leso, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur tanpa berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes). Padahal, eksploitasi penambangan pasir milik, Yosep Ode, Anggota DPRD Matim tersebut sudah lama beroperasi.

Hal itu disampaikan, AS (46), salah seorang warga setempat kepada floreseditorial.com, Rabu (10/6/2020). Dia menyampaikan hal itu, lantaran kesal terhadap pemilik lokasi galian C tersebut, yang enggan memberi kontribusi untuk desa. Padahal, oprasional eksploitasi tambang pasir itu menggunakan lintasan jalan desa.

Menurutnya, kegiatan tambang pasir di lokasi Liang Leso sudah cukup lama. Kendaraan angkut material galian C di lokasi tersebut, melintasi jalan desa. Akibat volume penggunaan cukup tinggi, mengakibatkan lintasan jalan yang dikerjakan, bersumber dari dana desa tahun anggaran 2009 – 2010, rusak parah. Jalan tersebut dikerjakan, katanya, untuk menghubungkan Kampung Liang Leso dan Kampung Satar. Namun, lintasan jalan itu sering digunakan kendaraan angkut material pasir milik Yosep Ode.

Sementara itu, Yosep Ode, ketika dihubungi membenarkan hal itu. Pihaknya belum memberi kontribusi, lantaran Pemerintah Desa Watu Mori belum memiliki Peraturan Desa (Perdes), sebagai landasan hukum untuk mengatur pendapatan desa.

“Kalau menyangkut PADes, belum ada. Sebab, Perdes sebagai rujukannya belum dibuat pihak desa. Pada saat presentase di kabupaten, Plt Desa Watu Mori, turut dilibatkan. Hanya kita belum tahu seperti apa lanjutannya,” tutur Yosep

Dikonfirmasi terpisah, Pemerintah Desa Watu Mori, Wilfridus H. Bangkur mengungkapkan izinan operasional eksplor dan produksi galian C, milik Yosep Ode, baru keluar belum lama ini. Saat ini, BPD sementara merancang Perdesnya,” jelas Wilfridus. (knj)

Artikel ini telah dibaca 410 kali

Baca Lainnya
x