News

Senin, 8 Juni 2020 - 19:02 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Uskup Ruteng, Mgr. Siparianus Hormat, Pr. (Foto: Ist)

Uskup Ruteng, Mgr. Siparianus Hormat, Pr. (Foto: Ist)

Uskup Ruteng, Tetapkan Panduan Pastoral Liturgis

Ruteng, floreseditorial.com – Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr. menetapkan panduan pastoral perayaan liturgi di gereja atau kapela, dalam wilayah Keuskupan Ruteng. Aturan itu ditetapkan menyusul normalisasi baru perayaan gerejani, yang mulai berlaku sejak 13 Juni 2020. Aturan protokoler perayaan liturgi itu, dituangkan dalam instruksi No.071/II.I/VI/2020 yang diperoleh redaksi floreseditorial.com, Senin (8/6/2020).

Dalam surat instruski setebal tiga halaman, Uskup Sipri, menjelaskan, berdasarkan surat edaran Menteri Agama RI No.SE.15 Tahun 2020 dan surat Gubernur NTT No.BU.440/II/Dinkes/2020, maka dengan ini, Keuskupan Ruteng menyampaikan, bahwa terhitung sejak tanggal 13 Juni 2020, gereja dan kapela dapat dibuka kembali dan digunakan untuk perayaan ekaristi dan ibadat lainnya.

Bersamaan dengan itu, disampaikan, pemberlakuan protokol kesehatan diantaranya; cuci tangan sebelum masuk gereja dan mengukur suhu tubuh sebelum masuk gereja. Apabila suhu tubuh 37,5 °C dan diukur sebanyak dua kali dengan kondisi yang sama, maka umat bersangkutan, tidak diperkenankan masuk gereja. Yang bersangkutan, melaporkan diri kepada tim gugus tugas terdekat. Selain itu, lanjutnya, umat tetap menggunakan masker selama perayaan liturgi berlangsung, dengan jarak tempat duduk satu meter antar umat yang satu dengan lainnya.

Perayaan ekaristi dan ibadat lainnya, pinta Uskup Sipri, dirayakan dalam waktu yang singkat, tanpa mengulangi kekhususan dan kemeriahannya. Demikian juga, terangnya, jumlah perayaan ekaristi minggu di geraja ditambah, agar dapat mengakomodir kehadiran umat, tetapi harus tetap selaras dengan protokol kesehatan. Untuk penerimaan komuni, umat mencuci tangan sebelum menyambut komuni suci. Perayaan-perayaan sakramen lainnya, demikian Uskup Sipri, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Sementara untuk menunjang kelancaran protokol kesehatan, maka pihak Keuskupan Ruteng bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat, untuk mengadakan rapid test bebas covid-19, bagi pastor paroki dan kapelan, sebelum tanggal 13 Juni 2020.

Kepada paroki, pinta Uskup Sipri, menyiapkan segala sesuatu dan mengatur kelancaran pelaksanaan protokol kesehatan. Gereja dan paroki dibersihkan dengan disinfektan. Sedangkan kegiatan pastoral lain di tingkat komunitas basis dan sidang pastoral lainnya, juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. *(klb)

Artikel ini telah dibaca 1151 kali

Baca Lainnya
x