Kesehatan

Rabu, 3 Juni 2020 - 06:14 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, didampingi Wabup, Thomas Ola Langodai saat konferensi pers. (Foto: Ben Kia Assan)

Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, didampingi Wabup, Thomas Ola Langodai saat konferensi pers. (Foto: Ben Kia Assan)

Belum Ada Data Pasti Jumlah PMI yang Pulang Kampung

Lewoleba, floreseditorial.com – Hingga kini pemerintah Kabupaten Lembata belum mendapatkan data yang pasti, terkait jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lembata yang akan kembali ke Indonesia, terutama mereka yang akan kembali ke kampung halaman mereka di Lembata. Demikian dikemukakan Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, Kamis pekan lalu.

Namun demikian, menurut informasi dari salah satu NGO di Lembata menyebutkan, saat ini baru ada 2 orang PMI yang dikabarkan akan kembali ke Lembata.

“Kita belum punya data yang pasti, tapi dari sebuah NGO disebutkan ada 2 orang,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kedua orang PMI tersebut selama ini bekerja di Kinabalu, Tawao Malaysia. Namun kedua orang tersebut juga belum diketahui asal desa mereka. Ia menduga kedua orang itu melalui Tawao dan terbang ke Kupang.

Bupati Sunur menyatakan, para pelaku perjalanan termasuk PMI yang hendak ke Lembata, diwajibkan untuk melengkapi diri dengan surat keterangan rapid test dan swab test. Para PMI bisa periksakan diri di Rumah Sakit Siloam di Kupang, karena di rumah sakit tersebut juga melayani rapid test atau swab test secara mandiri.

Aturan wajib rapid test atau swab test bagi pelaku perjalanan termasuk bagi PMI asal Lembata, merupakan kebijakan Bupati Lembata untuk melindungi warga Lembata dari potensi ancaman penyebaran virus corona.

Sejumlah warga Lembata di perantauan menilai kebijakan Bupati Lembata tersebut terlalu berlebihan, karena untuk mengurus surat-surat keterangan termasuk rapid test dan swab test membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Penilaian yang sama diungkapkan oleh Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah beberapa waktu lalu melalui hubungan zoom meeting dengan awak media, Senin (1/6/2020).

(ben)

Artikel ini telah dibaca 9194 kali

Baca Lainnya
x