Ekonomi Kesehatan Sosial

Rabu, 20 Mei 2020 - 11:16 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Muhammad Achyar. (Foto: Ist)

Muhammad Achyar. (Foto: Ist)

Muhammad Achyar Bantu 50 KK di Kampung Komodo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Pandemi covid-19 terus menggerogoti jantung pertahanan ekonomi masyarakat nusantara. Semua penghuni kolong langit ini merasakan, betapa merisaukan kehidupan sosial ekonomi masyarakat menyusul virus itu, tak terkecuali masyarakat di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Minimnya bantuan yang disalurkan bagi 504 Kepala Keluarga (KK) yang ada di pulau tersebut, membuat sejumlah pihak tergerak untuk mendonasikan sejumlah bantuan bagi warga di pulau binatang reptil raksasa itu.

Adalah Muhammad Achyar, tokoh muda Labuan Bajo yang saat ini berdomisili di Jakarta. Ia tergerak dan terdorong untuk mendonasikan sejumlah bantuan bagi warga Pulau Komodo. Donasi khusus bagi warga itu berupa masker, susu, gula, beras.

Bantuan bagi 50 KK itu telah disalurkan pegiat sosial di Labuan Bajo kepada warga melalui Kepala Desa Komodo, Haji Aksan, Rabu (20/5/2020).

Atas bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Desa Komodo, Haji Aksan menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada, Muhammad Achyar. Sebab dengan bantuan itu, dapat meringankan sebagian beban hidup yang mereka rasakan selama pandemi virus corona berlangsung.

Selama ini, jelas Haji Aksan, warga Pulau Komodo, sudah tidak bisa melakukan aktifitas seperti biasanya karena lumpuhnya aktifitas pariwisata di Pulau Komodo. Padahal sebelumnya, geliat ekonomi masyarakat sangat terbantu dengan kunjungan wisatawan ke pulau itu.

“Terimakasih untuk bantuan ini. Semoga Pak Muhammad Achyar selalu diberkati Allah,” ucap Kades Komodo.

Ia menerangkan, sumber kehidupan ekonomi masyarakat Pulau komodo, bergantung pada sektor pariwisata. Di saat pariwisata lumpuh, berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Sumber pendapat, lanjutnya, menurun sehingga untuk mencukupi kehidupan ekonomi setiap hari bersandar pada penghasilan seadanya. Saat ini, kata Haji Aksan, desa dengan jumlah penduduk 1.870 orang itu cuma bisa berharap dari bantuan para donatur.

“Desa kami dikunjungi hanya saat pariwisatanya menggeliat. Di saat pandemi seperti ini, kami ditinggalkan,” kata Kades Komodo.

Menurut Kades Komodo, sejauh ini, pemerintah pernah memberi bantuan, tetapi tidak seberapa sehingga masyarakat Desa Komodo tetap membutuhkan uluran tangan berbagi dan pemerintah setempat, untuk meringankan beban hidup yang mereka alami.

Ria, salah seorang warga Pulau Komodo penerima bantuan. (Foto: Redaksi)

Umi Habsah (65) dan Ria (70) mewakili penerima bantuan menyampaikan terima kasih khusus bagi Muhammad Achyar, yang telah mendonasikan bantuan masyarakat Pulau Komodo lainnya. Keduanya tetap berharap ada pihak-pihak lain juga tergerak hatinya untuk membantu masyarakat di Pulau Komodo.

(*)

Artikel ini telah dibaca 669 kali

Baca Lainnya
x