News

Selasa, 19 Mei 2020 - 10:05 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Penggusuran Jalan Cabang Langgo - Werang, Kecamatan Sano Nggoang. (Foto: Robert Perkasa)

Penggusuran Jalan Cabang Langgo - Werang, Kecamatan Sano Nggoang. (Foto: Robert Perkasa)

Ruas Jalan Simpang Langgo – Werang Segera Dihotmix

Floreseditorial.com, Sano Nggoang – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai Barat, segera menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar untuk pekerjaan Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix jalan sepanjang 1 km ruas jalan Simpang Langgo – Werang, di Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kepada floreseditorial.com, Selasa (19/5/2020), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Barat, Ir. Oktavianus Andi Bona mengatakan, pekerjaan pelebaran ruas jalan tersebut sudah mulai digusur, Senin (18/5/2020).

Proyek jalan itu akan dikerjakan CV. Idaman Konstruksi dengan nilai kontrak sebesar Rp 1.757.539.000. Sumber biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas PUPR Kabupaten Mabar Tahun Anggaran 2020. Ruas jalan ini langsung HRS atau hotmix.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan terkait pekerjaan ruas jalan tersebut. “Itu sebabnya pada T.A 2019, Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Barat tidak menganggarkan dana untuk perbaikan ruas jalan tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sbenarnya MoU sudah dibuat sejak tahun 2017. Namun, karena adanya pro dan kontra terkait proyek geotermal di Wae Sano, pekerjaan ruas jalan Mbuhet – Langgo – Werang – Sano Nggoang oleh PT. SMI terhenti.

Ia menyebutkan, ruas jalan tersebut terletak di Km.32 Jalan Trans Flores yang menghubungkan Kota Labuan Bajo dan ke Ibu Kota Kecamatan Sano Nggoang. Ruas jalan yang dikerjakan ini merupakan salah satu jalan strategis yang menghubungkan beberapa destinasi wisata seperti Danau Sano Nggoang, air terjun Cunca Lolos, air terjun Cunca Rami dan sejumlah destinasi wisata alam lainnya.

Beberapa tahun terakhir ini, kondisi jalur jalan tersebut sangat memprihatinkan. Sehingga dengan proyek tersebut diharap dapat memperlancar arus transportasi di wilayah itu.

*(Robert Perkasa)

Artikel ini telah dibaca 1131 kali

Baca Lainnya
x