News

Minggu, 17 Mei 2020 - 15:05 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Edeltrudis Besan bersama Keluarga. (Foto: Ben Kia Assan)

Edeltrudis Besan bersama Keluarga. (Foto: Ben Kia Assan)

Kades Labalimut: “Terimakasih Pembaca Floreseditorial.com”

Floreseditorial.com, Lewoleba – Abe Blikon, Penjabat Kepala Desa Labalimut, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata mengucapkan terimakasih kepada pembaca media online floreseditorial.com. Sebab pemberitaan tentang nasib Edeltrudis Besan, seorang guru honorer di wilayah desa itu mendapat simpati luas, termasuk dari Puji Sumedi, Erika dan Anisa, yang ketiganya berasal dari Jakarta.

“Saya sangat terharu. Tulisan di media ini bisa menggugah pembaca. Mereka jauh di Jakarta tapi mau bantu. Saya salut dengan media seperti ini. Terimakasih media floreseditorial.com dan pembacanya,” ungkap Blikon, usai menyaksikan serah terima dukungan dari pembaca floreseditorial.com bagi Edeltrudis Besan, Sabtu (16/05/2020).

“Saya sangat terharu. Tulisan di media ini bisa menggugah pembaca. Mereka jauh di Jakarta tapi mau bantu. Saya salut dengan media seperti ini. terimakasih floreseditorial.com,” ungkap Blikon.

Ia menjelaskan, sebagai pimpinan wilayah dan pembaca menyatakan apresiasi floreseditorial.com yang membidik angle berita seperti ini. Berita kisah seperti ini adalah contoh yang baik. Kedepannya, mantan jurnalis ini, berharap floreseditorial.com terus menjaga kualitas pemberitaan termasuk soal kehidupan masyarakat banyak.

“Teman-teman media boleh mempublikasikan kegiatan pemerintah, tapi jangan lupa juga soal kehidupan harian masyarakat biasa. Itu topik menarik dan terkait human interest,” tandas Blikon yang menanggalkan profesi jurnalis dan menjadi ASN.

Edeltrudis Besan, merupakan salah satu warga Desa Labalimut, desa yang dipimpin Abe Blikon. Edeltrudis seorang guru honorer mengabdi di SDK Boto. Mayoritas siswanya bermukim di Desa Belabaja, tak jauh dari Labalimut, desa yang dipimpin Abe Blikon.

Meski penghasilan di bawah standar, Ibu Edeltrudis tetap setia jalan kaki dari Labalimut ke Desa Belabaja. Namun pihaknya tidak pernah mengeluh. Di saat wabah corona dan pembatasan sosial diterapkan, pihaknya tetap menjalankan tugasnya. Ia berjalan kaki dari rumah ke rumah.

Siswa di himpun dalam satu rumah dengan jumlah tiga sampai empat orang karena alasan jaga jarak. Usai mengajar di rumah yang satu, melanjutkan pembelajaran ke rumah lain. Siswa/i selalu setia mendengar pelajaran yang diberikan Ibu Edeltrudis.

Sedangkan Ibu Edeltrudis Besan menyatakan, apresiasi untuk floreseditorial.com yang menulis tentang kisahnya. Sebab kegiatan guru-guru honorer bisa menjadi cerita menarik bagi pembaca. Terima kasih juga, karena melalui media ini, saya bisa dapat dukungan semangat dan mengenal orang lain yang jauh,” ungkap Ibu Edel.

Penulis: Benediktus Kia Assan
Editor: Kornelis Rahalaka

Artikel ini telah dibaca 460 kali

Baca Lainnya
x