News

Senin, 11 Mei 2020 - 12:28 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Bupati Lembata, Eliazar Yentji Sunur, ST (Ist)

Bupati Lembata, Eliazar Yentji Sunur, ST (Ist)

Bupati Lembata Ancam Copot Kepala Desa

Floreseditorial.com, Lembata – Bupati Lembata, Eliazar Yentji Sunur, ST mengancam akan mencopot para kepala desa yang terlambat merealisasikan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD) Tahap I untuk jatah bulan April dan Mei 2020.

Pernyataan bernada ancaman tersebut disampaikan kepada awak media dalam acara konferensi pers usai rapat evaluasi kinerja tim gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Lembata di Aula Kuma Resort, Senin(11/5/2020).

“Sudah jalan seminggu, uangnya kan sudah ada di desa. Kecuali kita masih tunggu uangnya dari pusat. Sampe hari ini belum sampai duapuluh desa yang bayar. Kalau tunda terus, saya akan nonaktifkan kepala desa yang bersangkutan. Diskusi dan rapat-rapat cukup sudah. Langsung kerja. Segera bayar,” tandas Bupati Sunur.

Dari data yang dihimpun menunjukkan terdapat sebanyak 144 desa dan 7 kelurahan di Kabupaten Lembata. Namun hingga Senin, 11 Mei 2020, baru sebanyak 16 desa yang telah menyelesaikan pembayaran dana BLT-DD tahap I untuk bulan April dan Mei 2020.

Kondisi keterlambatan ini disebabkan oleh keterlambatan para kepala desa dalam memfinalisasi data para calon penerima bantuan BLT-DD. Bupati Sunur pada kesempatan ini meminta tim inspektorat daerah agar segera turun tangan melakukan audit bagi desa yang telah merealisasikan BLT-DD.

“Kalau bisa tim inspektorat turun untuk audit. Jadi berbarengan. Yang lain realisasi, yang lain sedang diaudit. Jangan tunggu ada temuan atau tunggu semuanya selesai. Supaya cepat dilaporkan,” tegas Bupati Sunur.

Ia menjelaskan, BLT-DD merupakan dana bantuan pemerintah pusat bagi masyarakat Indonesia yang terdampak langsung pandemi covid 19. Setiap kepala keluarga akan menerima sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan sehingga total uang yang diterima oleh setiap kepala keluarga sebesar Rp. 1.800.000.

Penulis: Benediktus Kia Assan
Editor : Kornelius Rahalaka

Artikel ini telah dibaca 3414 kali

Baca Lainnya
x