News

Senin, 4 Mei 2020 - 04:23 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Foto ilustrasi (Antara Foto)

Foto ilustrasi (Antara Foto)

Pasien Reaktif Belum Tentu Positif Covid-19

Floreseditorial.com, Ende – Hasil pemeriksaan rapid test, menunjukkan reaktif belum tentu positif covid-19. Sebab status positif covid-19 hanya dapat dipastikan tim medis, apabila telah menjalani pemeriksaan Swab.

Demikian, Munafatma, juru bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 saat memberi keterangan pers bersama sejumlah awak media di Ende, Minggu (3/5/2020). Dia menyampaikan hal itu agar masyarakat Kabupaten Ende tidak salah kaprah dalam memahami informasi seputar covid-19.

Menurutnya, setelah Gugus Tugas Percepatan, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT mengumumkan dua orang klaster Gowa asal Kabupaten Manggarai Barat dinyatakan positif covid-19, pihaknya langsung merespon serta bergerak cepat melakukan proses identifikasi terhadap semua alumni Klaster Gowa asal Kabupaten Ende. Hasilnya ditemukan tiga puluh orang peserta dan selanjutnya mereka semua dipanggil untuk menjalani proses rapid test.

“ Hasil rapid test menyimpulkan 30 rang dinyatakan Orang Tanpa Gejala. Tetapi lima orang diantaranya reaktif. Tetapi status 30 peserta yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di RSUD Ende belum tentu positif covid-19. Sebab, untuk memastikan status seseorang positif atau tidak tergantung hasil swab, “jelasnya

Terkait data, lanjutnya, alumni Ijtimak Ulama Klaster Gowa sebenarnya hanya berjumlah dua puluh delapan orang. Tetapi jadi 30 orang, karena dua orang lain diantaranya adalah staff yang melakukan kontak erat dengan salah satu peserta alumni Ijtimak Ulama Klaster Gowa. Kepada tiga puluh orang peserta tersebut menjalani pemeriksaan secara intensif guna memastikan ada atau tidaknya infeksi dan penyebab lain. Kecuali itu, terangnya, mereka semua ditetapkan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

Diberitakan sebelumnya, setalah proses rapid test terhadap ke-30 peserta Itjimak Ulama dilakukan, lima (5) orang yang telah dinyatakan reaktif Covid-19 langsung dilarikan ke RSUD Ende untuk menjalani proses pemeriksaan, sementara dua puluh lima (25) peserta lainnya yang tidak ditemukan gejala dilakukan proses karantina yang berpusat di Rumah Jabatan Bupati Ende.

Laporan : Rian Laka
Editor: Adrian Paju

Artikel ini telah dibaca 10699 kali

Baca Lainnya
x