News

Senin, 4 Mei 2020 - 05:10 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Lembaga Peneliti Pengkajian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) melakukan aksi demonstrasi damai (Foto:Adrian Juru)

Lembaga Peneliti Pengkajian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) melakukan aksi demonstrasi damai (Foto:Adrian Juru)

LSM LPPDM Nekad Demo di Tengah Pandemi Covid-19

Floreseditorial.com, Ruteng – Lembaga Peneliti Pengkajian Demokrasi Masyarakat (LPPDM) melakukan aksi demonstrasi damai di tengah Pandemi Covid-19, Senin (4/5/2020).

Aksi damai berlangsung di Kantor Bupati Manggarai dan Mapolres Manggarai. Mereka menuntut Bupati Manggarai, Dr. Kamelus Deno, S.H,MH agar tidak memobilisasi masyarakat dalam pembagian sembako.

Aksi demo LSM LPPDM dipimpin dvokat Marselinus Nagus Ahang, SH bersama empat orang peserta demonstran. Peserta demo menggunakan masker sebagai Alat Pelindung Diri (APD) dalam aksi itu. Inti tuntunan demonstrasi, sebagaimana disampaikan Nagus Ahang, SH menuntut Bupati Manggarai, Deno Kamelus, SH,MH, selaku Ketua Tim Komando Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai agar tidak mengumpulkan orang banyak pada saat pembagian sembako.

“Selama ini ketua gugus telah melanggar maklumat polri dengan melakukan perkumpulan banyak orang di masyarakat. Sementara ketua gugus atau Bupati Manggarai telah mengeluarkan surat larangan untuk meliburkan ibadah di Gereja, di Masjid dan meliburkan sekolah. Hari ini kami dari LSM LPPDM melayangkan sebuah somasi kepada Bupati Manggarai,” teriak Ahang pada saat orasi.

Mereka menilai Bupati Deno telah melanggar maklumat Polri tentang Social Distancing dan Physical Distancing. Karena Itu, LSM LPPDM melayangkan somasi agar Bupati Deno Kamelus segera meminta maaf kepada presiden Indonesia, Kapolri, Polda NTT dan masyarakat Manggarai.

“Mengapa selama ini ketua gugus melanggar Maklumat Polri dengan mengumpulkan banyak orang di masyarakat. Sementara Ketua Tim Penangan Covid-19 tingkat Kabupaten Manggarai, Deno Kamelus sendiri telah mengeluarkan surat larangan berkumpul dan beribadah bersama di Gereja, di Masjid, dan menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Karena itu, hari ini LSM LPPDM mengajukan somasi kepada Bupati Manggarai,” teriak Ahang pada saat orasi.

Selanjutnya, Ahang meminta agar Ketua Komando Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai tidak menggunakan jabatannya untuk kepentingan politik. Selain itu mendesak Kapolres Manggarai segera menghentikan kegiatan Bupati Manggarai yang mengumpulkan banyak orang di tengah Pandemi Covid-19.

“Kami melakukan aksi demo damai terkait dengan sosial Distancing dan physical Distancing. Kami minta kepada Kapolres Manggarai hentikan Bupati Deno untuk melakukan pengumpulan banyak orang,” pinta Ahang.

Setelah melakukan orasi di depan kantor Bupati Manggarai, demonstran melanjutkan aksinya di Mapolres Manggarai. Namun peserta aksi gagal bertemu Kapolres Manggarai, sebab yang bersangkutan sedang mengikuti rombongan Bupati Manggarai membagikan sembako di Langke Majok.

Laporan: Adrian Juru
Edtor: Hardy Sungkang

Artikel ini telah dibaca 3445 kali

Baca Lainnya
x