Nasional News

Selasa, 7 April 2020 - 13:53 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Sejumlah penumpang nekat Lompat dari atas kapal dan berenang setelah kapal tak diperbolehkan bersandar (Ist)

Sejumlah penumpang nekat Lompat dari atas kapal dan berenang setelah kapal tak diperbolehkan bersandar (Ist)

Diduga Memuat ABK Positif Covid-19, KM.Lambelu Tak Diperbolehkan Bersandar di Maumere, Sejumlah Penumpang Nekat Lompat Dari Atas Kapal

Floreseditorial.com, Maumere – Diduga memuat anak buah kapal (ABK) yang sudah positif terkontaminasi COVID-19 KM.Lambelu tidak diizinkan oleh pemerintah daerah kabupaten Sikka untuk bersandar di pelabuhan Lauren Sai Maumere.

Informasi yang dihimpun media ini,
KM. Lambelu dijadwalkan bersandar di Maumere Pada hari Selasa tanggal 07 April 2020, namun pemerintah setempat tidak memperbolehkan kapal ini bersandar.

Bupati kabupaten Sikka Fransiskus Roberto Diogo menejelaksan bahwa, kapal tersebut harus dikarantina di wilayah perairan Kabupaten Sikka selama 6 hari, karena sesuai jadwal pelayaran kapal tersebut yang diperoleh pemerintah daerah kabupaten Sikka berdasarkan laporan dari posko Nunukan bahwa kapal tersebut berlayar bersama empat orang yang sudah positif terkontaminasi virus Corona.

“Artinya ada 30 ABK di atas kapal tersebut yang sudah berpotensi terkontaminasi karena tidak ada pergantian ABK” kata Bupati Sikka.

Kata bupati Kabupaten Sikka itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur dan Gubernur NTT menyetujui agar kapal tersebut tidak bersandar di pelabuhan.

Menurut Bupati, pihaknya sudah mengerahkan petugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka untuk melakukan pemeriksaan terhadap 30 anak buah kapal tersebut.

“Kita akan melakukan pemeriksaan terutama kepada 30 ABK,” kata Bupati Sikka.

Akibat dilarangnya kapal tersebut bersandar di pelabuhan sempat terjadi kericuhan di dalam kapal tersebut.

Dalam video yang beredar luas di media sosial terlihat sejumlah penumpang melakukan protes terhadap kebijakan pemerintah daerah kabupaten Sikka yang memutuskan untuk tidak memperbolehkan kapal tersebut bersandar.

Akibatnya beberapa penumpang memutuskan untuk melompat ke laut.

Melihat hal ini, Bupati kabupaten Sikka akhirnya memberi izin kapal diperbolehkan untuk bersandar namun para penumpang tidak diperbolehkan turun.

Berikut Cuplikan Vidio yang beredar luas di media sosial

Laporan: Rian Laka

Artikel ini telah dibaca 1848 kali

Baca Lainnya
x