News

Minggu, 22 Maret 2020 - 10:30 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Dinkes Awasi Empat Warga Manggarai Terindikasi Corona

Floreseditorial.com, Ruteng –
Pemerintah daerah Kabupaten Manggarai mengawasi empat orang warga kabupaten Manggarai yang terindikasi telah terinveksi Covid-19.

Data yang dihimpun media, tercatat ada empat Orang Dalam Pemantauan (ODP). Keempatnya diketahui setelah mereka memeriksakan kesehatan ke beberapa fasilitas kesehatan, dan mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk, pilek, nyeri di bagian tenggorokan, dan sesak napas.

Juru Bicara Komando Tugas Pencegahan dan Penanganan Virus Corona Kabupaten Manggarai Manggarai Ludovikus Moa menjelaskan bahwa sejak pemberitaan tentang COVID 19 ini menyebar, berbagai langkah antisipasi telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.

“Salah satunya adalah dengan mengukur suhu tubuh dari penduduk yang masuk ke Kabupaten Manggarai menggunakan thermo gun, di beberapa lokasi. Pelabuhan laut Reo, Kecamatan Reok, Terminal Carep, Bandara Frans Sales Lega, dan Terminal Mena,” kata Ludovikus, Minggu (22/03/2020).

Dalam hubungannya dengan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona di daerah ini, kata dia, Bupati Manggarai telah mengeluarkan beberapa instruksi dan himbauan, di antaranya Instruksi tetang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID 19 pada Satuan Pendidikan di Kabupaten Manggarai serta Surat Edaran tentang Pecegahan Penyebaran Covid 19 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai dan Himbauan dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona.

Berbagai persiapan dilakukan di BLUD RSUD dr. Ben Mboy sebagai langkah antisipasi penanganan, manakala ada penduduk/pasien yang mengalami gejala-gejala terindikasi terinveksi virus corona;

“Sampai saat ini, tercatat ada empat orang Orang Dalam Pemantauan (ODP). Keempatnya diketahui setelah mereka memeriksakan kesehatan ke beberapa fasilitas kesehatan, dan mengalami gejala-gejala seperti: demam, batuk, pilek, nyeri di bagian tenggorokan, dan sesak napas,” katanya.

Empat ODP tersebut, kata dia, sebelumnya melakukan perjalanan ke beberapa kota/negara. Ada yang dari Jakarta, Denpasar. Ada juga yang dari luar negeri yaitu dari Filipina. Dan rata-rata kembali ke Manggarai pada pertengahan Maret ini.

“Setelah mengalami gejala-gejala tersebut, mereka langsung memeriksakan diri, baik ke Puskesmas maupun ke RSUD dr. Ben Mboy, dan secara umum, keempatnya dalam keadaan yang baik dan kini dirawat di rumah masing-masing dan kondisinya akan terus dipantau selama 14 hari. Hingga saat ini, tidak ada pasien dalam pengawasan (PDP),” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai, dr. Yulianus Weng, M.Kes menjelaskan bahwa perkembangan informasi pencegahan dan penanganan corona ini akan terus dilakukan sehingga publik bisa mendapatkan informasi yang tepat.

“Masyarakat diharapkan untuk tidak panik, dan bersedia untuk melaksanakan himbauan-himbauan pencegahan penyebaran virus ini. Himbauan-himbauan tersebut telah beredar, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Kabupaten Manggarai,” kata Kadinkes Kabupaten Manggarai.

Ia menghimbau agar masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir melakukan perjalanan ke kota-kota lain, terutama ke kota-kota yang telah ada pasien dengan status Corona Positif, mohon segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat, agar dapat dipantau perkembangan kesehatannya. Selain itu, wajib melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sejak kedatangannya di Kabupaten Manggarai.

“Sangat diharapkan agar kita melakukan “saring sebelum sharing” sehingga tidak terjebak menyebarkan hoax yang justru menimbulkan kepanikan,” ujarnya.

Diharapkan, kata Kadinkes Kabupaten Manggarai, untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, dan karenanya diharapkan agar tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, bersama-sama pemerintah melakukan sosialiasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat.

“Sehingga daerah ini aman dari penyebaran virus tersebut,” tukasnya.

Laporan : Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 9081 kali

Baca Lainnya
x