News

Senin, 9 Maret 2020 - 02:29 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Kartu KIP yang ditemukan di Tong Sampah (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Kartu KIP yang ditemukan di Tong Sampah (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Saling Lempar Tanggung Jawab OPD di Mabar soal Penemuan Ribuan KIP di Tong Sampah

Floreseditorial.com, Labuan Bajo –
Penemuan ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di tong sampah beberapa hari yang lalu di Labuan Bajo Manggarai Barat sontak mengegerkan publik.

Bagaimana tidak, ribuan KIP itu masih berlaku aktif. Tidak hanya itu, penemuan KIP ‘sampah’ pada 5 Maret di Kabupaten Manggarai Barat bukan untuk yang pertama kalinya.

Namun nyatanya organisasi perangkat daerah (OPD) yang berada dibawah komando Bupati Gusti Dulla di kabupaten Manggarai Barat itu enggan mengambil resiko untuk bertanggung jawab atas penemuan kartu program presiden Jokowi itu.

Yeremias Unggas sektetaris dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahragaraga (PKO) kabupaten Manggarai Barat berdalih itu kewenangan dinas sosial.

“Nanti saya koordinasi dengan Dinas Sosial karena mereka yang urus ini. Syarat-syarat untuk mendapatkan itupun pasti di mereka”, ungkap Yeremias seperti dikutip VoxNTT.

Namun demikian hal itu dibantah keras oleh kepala dinas sosial saat dijumpai di kantornya oleh media ini pada Senin (09/03/2020).

Menurut Agustinus M. Mangiradja KIP itu adalah kewenangan PKO.

“Saya sudah kasitau ke wartawan sebelumnya, KIP itu bukan urusan kami. Itu urusan dinas PKO. Itu regulasinya”, katanya singkat.

Dia menambahkan, bahwa dinas sosial tidak mengurus hal itu.

“Sudahlah, jangan tanya-tanya itu lagi. Banyak pekerjaan lain yang kami kerjakan. Sudah, sudah ya”, tutupnya.

Sementara itu, menurut saksi mata penemu KIP di tong sampah tersebut mengaku bahwa KIP tersebut beralamatkan di desa-desa yang ada di kecamatan Ndoso.

Namun hingga berita ini diturunkan, camat Ndoso belum berhasil dihubungi.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 1637 kali

Baca Lainnya
x