News

Kamis, 5 Maret 2020 - 17:19 WIB

1 tahun yang lalu

logo

YE gadis berusia18 tahun asal Kampung Maumere, Ruteng, kabupaten Manggarai saat berada di rumah sakit Siloam usai ditolong oleh Tim media Floreseditorial.com (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

YE gadis berusia18 tahun asal Kampung Maumere, Ruteng, kabupaten Manggarai saat berada di rumah sakit Siloam usai ditolong oleh Tim media Floreseditorial.com (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Usai Dipukul Pacarnya, Wanita 18 Tahun Asal Kota Ruteng Ini Dibiarkan Tergeletak Dijalanan Kota Labuan Bajo Dengan Kondisi Kepala Berdarah

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Naas menimpa YE gadis berusia18 tahun asal Kampung Maumere, Ruteng, kabupaten Manggarai.

Ia ditemukan tim media floreseditorial.com tergeletak di jalan arah bandara, Labuan Bajo, Manggarai Barat pada Jumaat (6/3/2020) sekitar pukul 00.30 WITA.

YE diduga menjadi korban kekerasan oleh pacarnya berinisial O.

Informasi yang dihimpun media ini melalui korban, kekasihnya itu berasal dari Kisol, kecamatan kota Komba, kabupaten Manggarai Timur.

Terlihat pada bagian kepalanya terdapat luka yang cukup serius yang diduga akibat pukulan benda tumpul.

“Dia pacar saya, tetapi kami sudah tinggal bersama dan saya positif hamil tetapi dia tidak tidak mau mengakui itu”, ungkap YE kepada floreseditorial.com, Jumaat (6/3/2020).

Menurutnya, O melakukan tindakan kekerasan kepadanya dengan menggunakan sebatang besi.

“Saya dipukul menggunakan besi di kepala Kaka,” ungkapnya sembari menangis saat ditolong jurnalis media ini bersama seorang warga.

Sementara saksi mata lainya, Wily Jo menceritakan peristiwa bermula adanya teriakan histeris di jalan.

“Tiba-tiba ada teriakan histeris di jalan, sontak saja kami kami keluar dari rumah dan melihat ada oramg tergelatak di jalan”, katanya.

Melihat hal tersebut, saksi mata Wily Jo bersama wartawan Floreseditorial.com membawa korban ke rumah sakit Siloam Labuan Bajo untuk memperoleh pertolongan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga YE maupun O pelaku dugaan kekerasan belum berhasil dihubungi.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 32015 kali

Baca Lainnya
x