News

Sabtu, 1 Februari 2020 - 04:23 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Siswa SMP di Kabupaten Manggarai turun tangan perbaiki jalan Rusak (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Siswa SMP di Kabupaten Manggarai turun tangan perbaiki jalan Rusak (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

6 Tahun Tak Diperhatikan, Siswa SMP di Manggarai Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak

Floreseditorial.com, Ruteng – Lambannya respon pemerintah daerah kabupaten Manggarai dalam memperbaiki infrastruktur di kecamatan Rahong Utara, kabupaten Manggarai, membuat para pelajar SMP Negeri 12 Ruteng harus turun tangan untuk perbaiki jalan rusak dan berlumpur di ruas jalan Manong-Muwur, kecamatan Rahong Utara, kabupaten Manggarai, Sabtu (1/2/2020).

Pasalnya jalan tersebut selama 6 tahun terkahir kondisinya sudah rusak parah namun sampai saat ini belum diperbaiki.

Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur mengancam keselamatan pengendara roda dua dan dan roda empat yang melintas.

Mereka mengaku pemerintah kabupaten Manggarai tidak memperhatikan kondisi jalan tersebut. Diketahui ruas jalan tersebut terakhir dilapen pada tahun 2010 silam.

Salah seorang Guru yang hadir dan mendampingi pelajar SMP Negeri 12 Ruteng mengakui bahwa selama masa jabatan Bupati Deno Kamelus ruas jalan tersebut belum pernah dilapen.

“Karena jalan ini sering dilewati oleh masyarakat sekitar dan civitas sekolah, kami terpaksa meminta bantuan anak – anak sekolah untuk memperbaiki jalan ini dengan peralatan seadanya, Karena kondisinya sudah sangat buruk,” ujar MJ seorang Guru, kepada media, Sabtu (1/2/2020).

Kata dia anak-anak antusias mengerjakan jalan seperti menanam batu di lokasi jalan yang rusak dan menimbun tanah atau menanam batu di ruas jalan yang berlumpur.

“Selama ini pernah disuarakan lewat media namun belum ada respon dari pemerintah. Terakhir dilapen tahun 2010 pada masa Bupati Chris Rotok,” imbuhnya.

Mereka berharap agar secepatnya pemerintah memperhatikan jalan tersebut.

“Sebab setiap tahunnya pada saat musim hujan jalan tersebut susah untuk di lewati baik pejalan kaki maupun roda empat dan roda dua,” tuturnya.

Informasi yang diterima oleh media ini, jalan tersebut sering membuat pengendara sepeda motor terjatuh, karena licin dan berlubang.

“Kami berharap semoga saja pemerintah mau memperhatikan kondisi jalan ini. Sering masyarakat yang lewat mengaku sangat susah untuk melintas bahkan sering sekali jatuh disini,” jelas MJ kepada wartawan.

Menanggapi hal, anggota DPRD kabupaten Manggarai Florianus Kampur mengatakan hal tersebut secara tidak langsung menampar pemerintah kabupaten Manggarai.

“Kalau sampai siswa yang turun perbaiki jalan itu pukulan berat bagi pemerintah,” kata Flori, Sabtu (1/2/2020).

Ketika ditanya terkait dengan anggaran untuk rehabilitas ruas jalan tersebut, Sekertaris DPC PKB itu mengaku belum tau pasti. Sebab kata dia, sampai saat ini belum ada buku penetapan dari eksekutif.

“Sejauh ini kami belum tau yah? apakah sudah ada anggarannya untuk rehab jalan tersebut. Karena belum ada buku penetapan dari eksekutif (pemerintah kabupaten Manggarai),” jelas Politisi dari Rahong Utara itu kepada Floreseditorial.com.

Hingga beritakan ini dipublikasikan tim media Floreseditorial.com belum berhasil mengkonfirmasi ke dinas PUPR kabupaten Manggarai.

Pantauan media dilokasi, siswa disekolah tersebut membawa sejumlah peralatan untuk memperbaiki jalan rusak di kawasan tersebut.

Laporan: Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 2032 kali

Baca Lainnya
x