Hukrim

Minggu, 26 Januari 2020 - 11:10 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Pelaku berhasil dibekuk oleh Jatanras Polres Manggarai dan Babinsa desa Bangka Pau kecamatan poco Ranaka kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Pelaku berhasil dibekuk oleh Jatanras Polres Manggarai dan Babinsa desa Bangka Pau kecamatan poco Ranaka kabupaten Manggarai Timur (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Mahasiswa Asal Manggarai Timur Dibekuk Polisi Karena Nyolong Motor

Floreseditorial.com, Ruteng – Seorang Mahasiswa ditangkap karena telah mencuri sebuah sepeda motor di Tenda, Kelurahan Tenda Kecamatan Langke Rembong kabupaten Manggarai.

Aksi nekat mahasiswa berinisial OS (22) itu dilakukan pada tanggal 16 Januari 2020 lalu.

Pelaku pencurian merupakan seorang mahasiswa di salah satu kampus di Kota Bali. Pelaku berhasil dibekuk oleh Jatanras Polres Manggarai dan Babinsa desa Bangka Pau kecamatan poco Ranaka kabupaten Manggarai timur, Minggu (26/1/2020) sekitar pukul 11:00 wita.

OS (22) ditangkap oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan telah mencuri sebuah sepeda motor X-Ride berwarna hitam silver milik Fridolin K (20). Korban merupakan warga desa Pong Murung kecamatan Ruteng kabupaten Manggarai, yang berkerja sebagai tukang ojek.

Diketahui pada hari Kamis (16/1/2020) lalu, sekitar pukul 12:00 wita. Pelaku meminta Fridolin (korban) untuk mengantarnya ke Tenda kelurahan Tenda kecamatan Langke Rembong dengan alasan ingin menjemput adiknya. Setelah sampai di Tenda, pelaku menipu korban dengan alasan hendak menjemput temannya. Pelaku (OS) menyuruh korban untuk menunggu di sebuah kios.

Setelah menunggu sampai satu hari korban melaporkan kejadian tersebut ke Jatanras Polres Manggarai, Juma’at (17/1/2020). Dari laporan tersebut Jatanras Polres Manggarai melakukan penyelidikan dan akhirnya pelaku berhasil dibekuk dari kampung Heso desa Golo Wune kecamatan Poco Ranaka kabupaten Manggarai timur, Minggu (26/1/2020).

Saat ini pelaku dalam perjalanan menuju kantor Polres Manggarai bersama tim Jatanras untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian Jatanras menjelaskan pelaku mengaku berasal dari kampus Saras Wati di Kota Bali.

Laporan: Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 13454 kali

Baca Lainnya
x