News

Rabu, 22 Januari 2020 - 13:21 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Pemusnahan ikan Formalin di Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Pemusnahan ikan Formalin di Labuan Bajo (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Tanpa Dokumen, Ikan Formalin Sulawesi menembus Pasar Labuan Bajo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Peredaran ikan formalin di Manggarai Barat kian marak. Setelah beberapa waktu lalu, pihak dinas ketahanan pangan dan perikanan Kabupaten Manggarai Barat melakukan sidak di pasar Werang, Kecamatan Sanonggoang dan ditemukan beredarnya ikan yanng mengandung formalin.

Menurut informasi dari pedagang yang dikutip melalui pernyataan Kadis KPP bahwa ikan formalin tersebut didatangkan dari Sulawesi.

Merespon hal tersebut, kepala dinas bersama tim terpadu langsung melakukan sidak terhadap kapal feri yang datang dari Pelabuhan Makasar pada selasa (21/1/2020).

Dari hasil sidak yang dilakukan, ditemukan 1.910kg ikan kering menhandung formalin dengan kapsitas 0.8-8.3mg.

“Kandungan formalin ikan ini sangat tinggi dan membahayakan bagi kesehatan”, terang Yersemias pada Rabu (22/1/2020).

Diapun menjelaskan, ikan kering formalin yang didistribusikan dari Sulawesi tersebut tidak memiliki dokumen lengkap.

“Kami hanya melakukan pembinaan dan pengawasan sesuai tugas dan fungsi kerja kami. Sementara hukuman kewenangan kepolisian dan pihak kepolisian telah mengambil data”, tambahnya.

Ikan-ikan tersebut rencananya akan dipasarkan keseluruh Manggarai Raya, dari Labuan Bajo hingga Borong Manggarai timur.

“Kemarin kami sempat mengejar satu pickup yang membawa paksa ikan formalin tersebut untuk dipasarkan di Kecamaran Lembor tetapi kami berhasil amankan”, jelasnya.

Sedangkan selesai diamankan, semua ikan yang berjumlah 1.910kg itu dimusnahkan pada Rabu (22/1/2020). Sementara total kerugian yang dialami pedagang mencapai 100 juta rupiah.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 1258 kali

Baca Lainnya
x