News

Selasa, 21 Januari 2020 - 06:45 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Terjadi perdebatan alote antara wartawan dan security  Plataran Resort (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Terjadi perdebatan alote antara wartawan dan security Plataran Resort (Foto: TeamYPF/Edi Risal)

Plataran Resort Labuan Bajo Larang Wartawan Liput korban Kapal Tenggelam

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Persitiwa naas yang menimpa sejumlah awak media istana di perairan Labuan Bajo, Selasa (21/1/2020) menuai keprihatian serius dari sesama rekan media yang bertugas di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Sejumlah wartawan yang bertugas di Labuan Bajo bergegas menuju Plataran Resort Hotel, namun setibanya di pintu masuk, semua wartawan dilarang masuk oleh para security hotel. “Maaf pak, tidak bisa masuk. Ini sesuai perintah dari HRD”, jelas seorang security.

Sementara disaat bersamaan, beberapa kendaraan lewat lalulalang dan dizinkan.

Menurut security yang bertugas, wartawan tidak dizinkan untuk meliput di dalam area hotel tersebut.

Menanggapi hal itu, sejumlah wartawan memprotes terhadap kebijakan yang diberlakukan oleh Plataran Hotel. “Mengapa dihadang dan dilarang begini, kami hanya mau memastikan kondisi teman-teman kami”, kata salah seorang Wartawan.

Seorang lainya berujar “ada apa dengan plataran hotel ini, apakah ada yang disembunyikan disini sehingga media dilarang masuk?”.

Perdebatan pun sempat terjadi cukup alot dan panjang hingga kepala komandan kompi 4 Labuan Bajo tiba. Diapun menjelaskan kepada security yang bertugas dan kemudian dizinkan masuk namun juga tetap tidak dizinkan untuk melihat kondisi korban.

Untuk diketahui, adapun korban tenggelam kapal itu terdiri dari 6 orang wartawan istana dan dua orang awak kapal dan kondisnya semua aman.

Sementara penyebab tenggelaman kapal ini diduga karena hempasan angin kencang yang mengahantam kapal disaat berlayar dan posisi layar kapal masih terbuka lebar.

Laporan : Edi Risal

Artikel ini telah dibaca 1669 kali

Baca Lainnya
x