Gaya Hidup News

Jumat, 3 Januari 2020 - 02:07 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Ilustrasi (Istimewa)

Ilustrasi (Istimewa)

Soal Aduan Dugaan Perselingkuhan ASN di Kecamatan Reok, Begini Penjelasan Polisi

Floreseditorial.com, Ruteng – Kanit Reskrim Polsek Reok Bripka Samsul Sidik menjelaskan bahwa terkait Kasus dugaan Perselingkuhan antara seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan seorang ibu rumah tangga beranak satu yang terjadi di Ojang, Desa Robek Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai pada tanggal 26/12/2019 tak dapat dilanjutkan penanganannya karena tak cukup 2 alat bukti.

Ia menjelaskan bahwa berita yang sudah dipublikasikan floreseditorial.com terkait kejadian tersebut adalah Versi laporan Suami yang mengaku memergoki istrinya sedang berduaan sengan oknum ASN di Semak – semak, namun berbeda dengan keterangan istri dan Oknum ASN tersebut saat dipanggil polisi.

“Benar dia (suami) telah mendatangi kantor Polsek menyampaikan pengaduan. Setelah mendengar informasi itu anggota polsek Reok turun ke TKP menjemput oknum yang bersangkutan yaitu oknum PNS dengan isterinya itu,” jelasnya, Kamis (02/01/2019).

Saat itu, kata Kanit, Pelapor cuma membuat pengaduan dan urung membuat laporan.

“Waktu itu kita pertemukan mereka lalu kita sampaikan, karena memang waktu itu ada dua penjelasan yang berbeda dari pelapor dan dari Istri dan Oknum ASN tersebut. Memang dari keterangan sang suami seperti yang telah dimuat diberita itu, cuman dari keterangan si oknum ASN dan isterinya itu menyampaikan bahwa pada saat bertemu dengan suaminya itu, Oknum ASN itu sedang buang air kecil saat baru pulang telephone, sehingga memarkirkan motornya di pinggir jalan,” terangnya.

Lebih lanjut Kanit Reskrim Polsek Reok menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari istri pelapor dan oknum ASN tersebut, kejadian itu terjadi dipinggir jalan bukan disemak.

“Memang mereka berbonceng karena dia (oknum ASN) diminta bantuan oleh isteri pengadu untuk menelphone mama mantunya, jadi setalah mengantar sepulang telephone itu si ASN mampir di pertigaan sekolah untuk buang air kecil dan saat datanglah si suami ini,” terangnya

Berdasarkan keterangan yang dihimpun unit reskrim polsek Reok, sang ASN menjelaskan bahwa mereka tidak sedang berhubungan badan.

“Ia mengaku sedang buang air kecil sementara sang isteri sedang berdiri di sepada motor menunggu di tepi jalan raya,” terangnya.

Kata dia, pihaknya belum bisa melanjutkan penanganan pengaduan tersebut karena belum memenuhi 2 alat bukti yang cukup.

“Selain itu pelapor sendiri urung membuat laporan polisi karena dirinya ragu jangan sampai itu menjadi fitnah karena dia tidak memiliki saksi lain yang memperkuat laporannya itu,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa, antara oknum ASN dan isterinya memiliki hubungan kekeluargaan.

“Mereka punya hubungan kekeluargaan makanya sering dimintai bantuan,” tutup Kanit Reskrim Polsek Reok.

Laporan: Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 9942 kali

Baca Lainnya
x