News

Selasa, 10 Desember 2019 - 08:36 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Penanaman 1000 Anakan Mangrove di sepanjang Pinggiran Sungai Wae Koe Desa Legu Kecamatan Satar Mese,  Kabupaten Manggarai (Foto:TeamYPF/Kaka Bucek)

Penanaman 1000 Anakan Mangrove di sepanjang Pinggiran Sungai Wae Koe Desa Legu Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai (Foto:TeamYPF/Kaka Bucek)

Pemerintah dan Warga Tanam 1000 Mangrove di Bantaran Sungai Wae Koe

Floresedtorial.com, Ruteng – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai dan juga Petugas PPL Kecamatan serta Kelompok Tani dan Para guru juga siswa/siswi MI/MTS Nursaliha Nangapaang, Desa Legu, kecamatan Satar MMmese melakukan Penanaman 1000 Pohon Anakan Mangrove di sepanjang bantaran Sungai Wae Koe Desa Legu Kecamatan Satar Mese,  Kabupaten Manggarai pada  Selasa (10 /12 /2019)

Penanaman Pohon Mangrove ini  merupakan Program Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT yang bertujuan untuk mengatasi terjadinya Abrasi Pantai yang setaip tahun terus mengikis Tanah di sekitar wilayah pesisir khususnya daerah Nangapaang dan sekitarnya.

Kabid Pengendali Pengerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Manggarai  Tjoda Maria Magdalena kepada media ini mmenjelaskan bahwa pihaknya tentu sangat mebutuhkan dukungan dari segenap elemen masyarakt.

”Pemerintah sangat mengharapkan kerja sama dari semua elemen untuk menciptakan Lingkungan yang Hijau dengan cara bersama sama  merawat dan menjaga Tanaman Mangrove,” kata Magdalena.

Ia menambahkan bahwa akan ada penambahan bibit Mangrove pada beberpa dengan jumlah yang lebih banyak.

Ia juga berharap agar tidak lagi ada penambangan Pasir/Batu kali di sungai wae koe karena selain Abrasi,  penambangan liar juga salah satu faktor pengrusak lingkungan.

Kontributor: kaka Bucek

Artikel ini telah dibaca 466 kali

Baca Lainnya
x