News

Senin, 9 Desember 2019 - 04:24 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Demonstrasi memperingati hari Anti Korupsi sedunia di kabupaten Manggarai (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Demonstrasi memperingati hari Anti Korupsi sedunia di kabupaten Manggarai (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Mantan Kapolres Manggarai Ngamuk Di Lokasi Demo Hari Anti Korupsi

Floreseditorial.com, Ruteng – Aksi demontrasi hari Anti Korupsi Senin 9 Desember di kota Ruteng ricuh karena kedatang sebuah mobil pribadi berwarnah putih ke tengah-tengah masa aksi.

Mobil berwarnah putih dengan nomor polisi DS 1965 ternyata dikendarai oleh mantan Kapolres Manggarai, Marselis Sarimin Kerrong.

Mantan Kapolres Manggarai itu datang secara tiba-tiba di lokasi aksi dan mengamuk ke arah masa aksi. Ia menunjuk Marsel Ahang yang sedang berorasi pada saat aksi dan meminta untuk berhenti berdemonstrasi.

Kedatangan mantan Kapolres itu berhasil diamankan oleh pihak kepolisian resort Manggarai. Marselis kemudian diarahkan untuk kembali dalam mobilnya.

Setelah masuk dalam mobilnya, Mantan Kapolres Manggarai yang kini menjabat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Manggarai Timur itu sempat menunjuk ke arah wartawan floreseditorial.com untuk tidak mengambil vidio, lalu meninggalkan lokasi.

Untuk diketahui, aksi demontrasi jilid 2 oleh Lembaga Pengkaji Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) berkumpul di depan kejaksaan negeri Ruteng lalu kemudian mendatangi pihak kepolisian resor (Polres) Manggarai.

Dalam tuntutannya massa meminta aparat hukum, dalam hal ini Polres Manggarai dan kejaksaan negeri Ruteng untuk periksa Bupati Manggarai Deno Kamelus.

“Kami memohon agar pihak kepolisian segera periksa Bupati Deno Kamelus terkait dengan proyek embung wae kebong di kawasan hutang lindung RT 18 di kecamatan Cibal,” kata Marsel, Senin ( 9/12/2019).

Massa meminta pihak kepolisian resort Manggarai untuk membuka kembali kasus proyek embung wae Kebong yang sudah pernah di SP3 oleh Polres Manggarai.

Laporan : Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 3057 kali

Baca Lainnya
x