News

Minggu, 8 Desember 2019 - 04:24 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Salah satu ruas jalan di kecamatan Lembor Selatan, kab. Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Salah satu ruas jalan di kecamatan Lembor Selatan, kab. Manggarai Barat (Foto: TeamYPF/Edison Risal)

Manggarai Barat Bukan Cuma Labuan Bajo

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Labuan Bajo telah menjadi kota super prioritas destinasi wisata dunia. Namun demikian, kemajuan Labuan Bajo ternyata hanya dinikmati oleh orang-orang seputaran kota Labuan Bajo.

Demikian hal itu disampaikan oleh Hendrikus, warga Amba, desa watu Rambung, kecamatan Lembor Selatan, Manggarai Barat kepada Floreseditorial.com, sabtu (7/12/2019).

Menurut Hendrikus, akses jalan yang tidak memadai menjadi penghambat lajunya ekonomi masyarakat Watu Rambung, kecamatan Lembor Selatan, kab. Manggarai Barat.

Selain penghambat lajunya ekonomi, ia juga menuturkan betapa sulitnya warga sekitar jika mau bersalin.

“Di desa Watu Rambung hanya ada Pustu yang fasilitasnya tidak lengkap. Sementara, pemerintah mewajibkan agar melahirkan itu harus di tempat yang fasilitas lengkap seperti puskesmas. Kesulitan kami saat ini, akses menuju puskesmas terdekat itu harus memakan waktu satu sampai dua jam, mengingat jalan yang tidak memadai,” ungkapnya.

Menurutnya jikalau jalan tidak bisa diperbaiki, setidaknya pemerintah bisa membantu melengkapi fasilitas pustu di desanya agar proses persalinan bisa ditangani di desa.

Senada dengan Hendrikus, Roby juga menyampaikan keluhan serupa atas ketidakadilan pembangunan di Manggarai Barat.

Kali ini ia menyoroti penerangan yang telah lama dijanjikan oleh pemerintah namun hingga akhir 2019 belum ada tanda-tanda.

“Sejauh ini kami belum merasakan langsung majunya Manggarai Barat. Jalan masih rusak parah, PLN belum masuk. Masa kemajuan hanya dinilai dari satu sudut kota?” tanyanya.

Ia berharap, agar pemerintah tidak hanya fokus membangun dan menata kota sehingga lupa menata desa yang juga bagian dari wilayah politiknya para pejabat eksekutif maupun legislatif di kabupaten Manggarai Barat.

Laporan: IDE

Artikel ini telah dibaca 622 kali

Baca Lainnya
x