Hukrim

Selasa, 3 Desember 2019 - 04:39 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Keluarga Bocah TJ saat mendatangi kantor Polres Manggarai (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Keluarga Bocah TJ saat mendatangi kantor Polres Manggarai (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Keluarga Bocah Korban Pelecehan Datangi Mapolres Manggarai

Floreseditorial.com, Ruteng – Keluarga bocah TJ (10) yang menjadi korban pelecehan seksual di Desa Pong Lale, hari ini mendatangi Mapolres Manggarai.

Kedatangan mereka bertujuan untuk mendesak pihak kepolisian resor Manggarai agar segera menangkap pelaku pelecehan terhadap murid sekolah dasar di salah satu sekolah di kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Perbuatan keji pelaku terhadap TJ (10) membawa dampak tarauma bagi anak-anak seusianya. Menurut cerita dari keluarga korban saat ditemui wartawan di Kantor Polres Manggarai, anak-anak sekolah dasar di tempat TJ bersekolah tidak bisa berjalan sendiri ketika pergi sekolah bahkan harus diantar oleh orang tua mereka.

“Maksud kedatangan kami adalah mendesak Polres Manggarai untuk segera menangkap pelaku. Kami tidak mau nanti jika pelaku berniat untuk mengancam teman-teman dari korban untuk jadi saksi,” ujar HD, salahseorang warga kepada wartawan, saat di temui di Polres Manggarai, Selasa (3/12/3019).

Kasus pelecehan seksual terhadap TJ (10) murid sekolah dasar (SD) sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian polres Manggarai sejak tiga Minggu yang lalu. Masyarakat Desa Pong Lale menilai pihak polres Manggarai tidak responsif.

“Hingga saat ini pelaku masih berkeliaran bahkan belum tahan. Sementara anak kami sudah menjadi korban,” kata orang tua korban.

Warga Desa Pong lale juga berharap agar secepatnya pelaku diproses hukum.

“Kami hanya berharap polisi segera menangkap pelaku untuk diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas warga Pong lale yang enggan namanya dimediakan itu.

Laporan : Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 2294 kali

Baca Lainnya
x