News

Senin, 2 Desember 2019 - 03:33 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Wisatawan asal Malaysia Meninggal Dunia di Perairan TNK (Foto: TeamYPF/IDE)

Wisatawan asal Malaysia Meninggal Dunia di Perairan TNK (Foto: TeamYPF/IDE)

Wisman Malaysia Meninggal Dunia di Perairan TNK

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Wisatawan asal Malaysia, Zaid Azuan Bin Abdul Rahman (49) dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (1/12) sekitar pukul 09.30 Wita di perairan kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) usai melakukan diving.

Warga negara Malaysia ini berprofesi sebagai inspektur bidang penerbangan. Ia diduga meninggal dunia akibat kelelahan dan mengalami dehidrasi pada tekanan suhu bawah laut di Loh Dasambi Pulau Rinca Selatan, Kawasan TNK.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Labuan Bajo, Dwikora Simanjuntak yang dikonfirmasi via telepon membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, wisatawan tersebut meninggal dunia usai diving di selatan pulau Rinca kawasan TNK. Wisatawan tersebut sempat dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo.

“Benar, informasinya demikian. Wisatawan itu punya pasport A35573453 Malaysia. Meninggal diduga akibat kelelahan. Kejadiannya di Loh Dasambi Pulau Rinca Minggu pukul 9.30 wita,” tutur Dwikora.

Dia menyebut usai kejadian jasad korban langsung dievakuasi ke Labuan Bajo kemudian dibawa ke RSUD Komodo untuk diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kepastian wisatawan meninggal.

“Untuk sementara jasadnya disemayamkan di RSUD Komodo. Rencananya besok akan dipulangkan ke Malasya,”kata Dwikora.

Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono menjelaskan wisatawan asal Malaysia itu menggunakan kapal wisata Embun Laut bersama tujuh orang rekanya asal Malaysia dan dua orang lain warga negara Singapura.

Perjalanan wisata sudah memasuki hari kedua saat peristiwa itu terjadi.
“Korban meninggal usai melakukan diving. Meski sebelumnya sempat ditolong di atas kapal mengunakan oksigen. Rekan korban dalam rombongan itu yang juga seorang dokter membantunya tetapi sayangnya tidak tertolong,” terang  Julisa.

Laporan: IDE

Artikel ini telah dibaca 310 kali

Baca Lainnya
x