News

Rabu, 27 November 2019 - 02:09 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Bocah MHM bersama sang ibu (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Bocah MHM bersama sang ibu (Foto: TeamYPF/Adrian Juru)

Bocah Korban Pelecehan Seksual di Rahong Utara Sering Ketakutan

Floreseditorial.com, Ruteng – MHM Bocah kelas 3 sekolah dasar yang menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh pamannya sendiri Falentinus Dasot hingga kini dikabarkan telah mengalami trauma pasca kejadian.

Bocah asal Desa golo Longkok, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai itu semakin sering menyendiri dan jarang bersosialisasi bersama teman-teman seusianya.

Kepada media ini MM (42) Ibu korban menceritakan sejumlah kejadian yang menimpa anaknya Pasca peristiwa pelecehan yang menimpa Putri semata wayangnya yang masih berusia 8 tahun itu.

“Sekarang anak saya perasaan takut nya sangat tinggi sehingga ia berteriak mencari saya ketika saya tidak berada di dekatnya,” kata ibu korban, Selasa (26/11/2019).

Meski demikian Ibu korban menjelaskan bahwa keluarganya tidak merasa dendam dengan pelaku, tetapi pemulihan mental Bagi putri semata wayangnya dipandang perlu untuk segera dilakukan.

Seringnya peristiwa tersebut diceritakan oleh tetangga dan warga sekitar membuat MHM merasa malu dan lebih sering berada di dalam rumah saja bersama ibu kandungnya.

“Kami tidak pikir yang lain-lain dulu, tetapi kami sekarang fokus untuk pulihkan kembali dampak traumatis anak kami. Dia sekarang malu kalau keluar rumah dan hanya dengan saya dia merasa aman,” cerita Ibu Korban .

Sementara MK (18) Kakak kandung korban menceritakan kronologis yang menimpa adiknya itu.

“Waktu saya lihat dia perlakukan begitu, saya hanya bisa menangis dan memeluk dia. Pada saat saya peluk, dia gemetar dan memeluk erat saya,” tutur MK.

Demikian pula yang disampaikan oleh YN (46) ayah kandung korban. Kata dia pelaku sudah sering dianggap sebagai keluarga sendiri. Tak jarang pelaku juga sering makan tidur dan menginap di rumah mereka, hingga mereka tidak menyangka bahwa ia akan melakukan perbuatan sekecil itu

“Saya sudah merasa dia bagian dari keluarga ini. Tetapi dia tega melakukan hal ini. Anak saya sekarang selalu takut jika tidak ada ibunya,” ujar YN.

Laporan : Adrian Juru

Artikel ini telah dibaca 5607 kali

Baca Lainnya
x