News

Senin, 11 November 2019 - 11:12 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Bantuan berupa beras, mie instan, pakain, selimut dan lainya dialokasikan bagi warga korban bencana puting beliung di kecamatan Macang Pacar (Foto: TeamYPF/IDE)

Bantuan berupa beras, mie instan, pakain, selimut dan lainya dialokasikan bagi warga korban bencana puting beliung di kecamatan Macang Pacar (Foto: TeamYPF/IDE)

Pemkab Mabar Alokasikan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung di Kecamatan Macang Pacar

Floreseditorial.com, Labuan Bajo – Puluhan warga di dusun Rempang, desa Raba, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, harus mengungsi pasca angin puting Beliung meluluhlantahkan kampung mereka pada Sabtu (09/11/2019) sore.

Data yang dihimpun floreseditorial.com, sedikitnya ada 51 warga dusun tersebut yang harus mengungsi sementara di ruangan kelas TRK Rempang.

Selain merobohkan rumah warga, puting beliung itu juga merusak sebuah Gereja, MCK dan satu ruangan kelas TRK Rempang.

Pauslus kasita, Kepala bidang kedaruratan pada Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat kepada Floreseditorial.com membeberkan sejumlah jenis kerusakan akibat bencana puting beliaung.

“8 rumah warga rusak ringan, 2 rumah warga rusak parah, satu kapela, satu fasilitas umum (MCK) dan satu ruangan kelas TRK Rempang”, kata Paulus Kisita, Senin (11/11/2019).

Ia menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, BPBD dan dinas sosial telah turun memberikan bantuan kepada sejumlah korban.

“Begitu mendengar informasi hari sabtu (9/11/2019), pada minggu (10/11/2019) BPBD berkordinasi dengan dinas sosial dan langsung menurunkan bantuan berupa beras, mie instan, pakain, selimut dan lainya”, tuturnya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat akan ada bantuan lain yang menyusul seperti sing untuk semua rumah yang tertimpa puting beliaung.

“Untuk sementara kami belum dapat memastikan jenis bantuan lain selain sing, tapi nanti kita berkordinasi dengan Dinsos, karena biasanya hal bantuan menjadi domain dinsos. Kami hanya sebatas kaji cepat, identifikasi kerugian pasca bencana dan selanjutnya membuatkan surat pernyataan bencana kepada bupati”, tutupnya.

Laporan : IDE

Artikel ini telah dibaca 531 kali

Baca Lainnya
x