News

Senin, 4 November 2019 - 10:17 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Ilustrasi

Ilustrasi

Kemenkominfo Pasang 78 Titik Internet di Flores, Lembata, dan Alor-Pantar

Floreseditorial.com – Hingga akhir Desember 2019, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) akan menuntaskan pemasangan 78 titik akses internet di Flores, Lembata, Alor dan Pantar.

Ke 78 delapan titik itu antara lain di Flores Timur sebanyak 15 titik (Adonara, Witihama, Ilebura, dll), Sikka sebanyak 4 titik (Alok, Lela, Nita), Ende sebanyak 4 titik (Detukeli, wewaria, dan Maurole), Nagekeo sebanyak 6 titik (Aesesa dan Nangaroro), Ngada sebanyak 3 titik (Golewa Barat, Golewa, dan Golewa Selatan), Manggarai Timur sebanyak 5 titik (Lamba Leda dan Borong), Manggarai Barat 2 titik (Mbeliling dan Sano Nggoang).

Sementara di Lembata terdapat 24 titik pemasangan baru antara lain di wilayah Buyasuri, Nubatukan, Ile Ape, Nagawutung, Lebatukan, dll), sementara di Alor terdapat 15 titik pemasangan yaitu di Alor Barat Daya, Alor Barat Laut, Kabola, Teluk Mutiara, Pantar, Pantar Barat, Pantar Timur dan sejumlah titik lainnya.

Anggota DPR RI Andreas Hugo Pareira kepada floreseditorial.com menjelaskan bahwa selama berada di Komisi 1 DPR RI, sejak tahun 2017 dirinya telah berjuang untuk memenuhi kebutuhan jaringan telekomunikasi dan akses internet khususnya untuk instansi pendidikan, kesehatan dan pemerintahan desa di seluruh Flores, Lembata dan Alor-Pantar berbuah manis.

“Paling tidak sampai dengan Desember 2019 nanti akan dipasang setidaknya 78 titik di Flores, Lembata, Alor dan Pantar,” kata AHP, Senin (04/11/2019).

AHP menyampaikan, semoga dengan dibangunnya Akses Internet di titik-titik diatas, akan semakin mempermudah baik kegiatan pelayanan masyarakat maupun kegiatan belajar mengajar, dan dapat memberikan akses pengetahuan yang lebih kepada anak – anak muda untuk mendapatkan informasi – informasi yang berguna bagi masa depan mereka. AHP juga menghimbau agar akses internet ini tidak disalahgunakan untuk kegiatan – kegiatan dan informasi – informasi yang tidak produktif, tidak mendidik, dan tidak memiliki dampak positif bagi si pengguna itu sendiri.

AHP menambahkan dalam penjelasannya bahwa jaringan sinyal dan internet merupakan elemen penting dalam berkomunikasi. Apalagi sekarang, proyek Palapa Ring fase ketiga sendiri sudah selesai pembangunannya dan juga sudah diresmikan. Fase 3 yang meliputi wilayah NTT, Maluku, hingga Papua tentu akan semakin mempermudah terdistribusinya jaringan telekomunikasi dan akses internet ke wilayah – wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau sinyal, sehingga dengan diresmikannya tol langit ini akan semakin mewujudkan Indonesia yang merdeka sinyal.

Pemasangan ini sepertinya menjadi kado manis bagi masyarakat di Daerah Pemilihannya atas dukungan dan perhatiannya selama AHP bertugas di Komisi I. Sebagai mana kita ketahui, pada periode 2019-2024, AHP akan berpindah tugas di Komisi X. Kendatipun berpindah Komisi, AHP berjanji tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat NTT khususnya dalam hal jaringan telekomunikasi.

Laporan : Wahyu

Artikel ini telah dibaca 364 kali

Baca Lainnya
x