News

Minggu, 20 Oktober 2019 - 06:24 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Wakil Bupati Matim, Danramil 1605 Pota dan Kapolres Manggarai saat memberikan arahan kepada masyarakat di kantor camat Elar Selatan (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Wakil Bupati Matim, Danramil 1605 Pota dan Kapolres Manggarai saat memberikan arahan kepada masyarakat di kantor camat Elar Selatan (Foto: TeamYPF/Yopie Moon)

Warga Diminta Tak Beraktivitas di Dataran Gising

Floreseditorial.com,Borong – Masyarakat Sangan Kalo Kabupaten Manggarai Timur yang sebelumnya terlibat cekcok dengan warga desa Benteng Tawa Kabupaten Ngada dikumpulkan di Kantor Camat Elar Selatan pada Minggu (20/10/2019).

Pantauan media, puluhan warga ini berkumpul bersama Wakil Bupati Matim, Dandramil 1605 Pota dan Kapolres Manggarai.

Kapolres Manggarai AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK dalam arahan singkatnya menyampaikan bahwa dengan adanya kejadian kemarin, pihak kepolisian berharap agar seluruh warga yang ada di Sangan kalo untuk menahan diri dan tidak terprovokasi isu – isu yang mulai beredar.

“Kita mengantisipasi untuk menghindari dulu, jangan dulu turun ke lokasi yang menjadi TKP. Sekarang sudah ada korban baik dari pihak Ngada ataupun Matim dan kita masih selidiki faktanya.”ujarnya.

Baca Juga:

Tiba di Elar Selatan, Wabup Beri Peneguhan Pada Warga Matim di Perbatasan

3 Warga Sangan Kalo Tertembak

Breaking News: Satu Orang Tewas Dibunuh di Wilayah Perbatasan Manggarai Timur Dan Ngada

Kata dia, masyarakat diajak untuk bekerjasama dalam mengungkap fakta dibalik kejadian tersebut dengan memberikan informasi yang sebenar-benarnya.

“Untuk lebih lanjut Bapa-Bapa Semua kami akan minta sebagai saksi atas kejadian kemarin,” kata Kapolres Manggarai.

Ia berharap kerjasama masyarakat dalam menyampaikan imformasi tentang kejadian kemarin.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan polres Ngada untuk menyelidiki kejadian kemarin. Serahkan kepada kami untuk mencari solusi, mohon kedepan jangan ada lagi kejadian seperti kemarin,” tuturnya.

Sementara itu Danramil 1605 Pota Pelda M. Ramadhan menyampaikan kejadian tersebut diharapkan untuk tidak boleh terulang lagi.

“Semuanya harus menahan diri, biarkan pemerintah dan pihak keamanan untuk terus memantau situasi, dan dimohon semuanya jangan datangi lokasi untuk melakukan aktivitas,” tandasnya.

Pantauan floreseditorial.com Setelah peneguhan selesai, semua warga diizinkan pulang rumah masing-masing, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Laporan : Yopie Moon

Artikel ini telah dibaca 342 kali

Baca Lainnya
x