News

Minggu, 20 Oktober 2019 - 08:02 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Sijago Menghanguskan Sejumlah Rumah Warga Disekitar Jalan Komodo, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai (Ist)

Sijago Menghanguskan Sejumlah Rumah Warga Disekitar Jalan Komodo, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai (Ist)

Api yang Melahap Sejumlah Rumah Warga di Pitak Diduga Berasal Dari Gerobak Penjual Gorengan

Floreseditorial.com, Ruteng – Sijago Merah menghanguskan Sejumlah Rumah Warga Disekitar Jalan Komodo, Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Kebakaran tersebut menghanguskan beberapa rumah milik warga di pitak, Kelurahan Pitak. Kebakaran terjadi terjadi sabtu (19/10/2019) siang.

Sejumlah unit bangunan rumah warga dan sebuah kendaraan roda empat habis dilalap api. Selain itu, 2 bangunan pangkalan minyak tanah yang berada di lokasi hangus terbakar. Diperkirakan kerugian yang diderita mencapai milyaran rupiah.

Diduga api berawal dari gerobak penjual gorengan yang berada di lokasi kebakaran. Angin kencang mempercepat merambatnya api membakar gerobak dan bangunan di sekitarnya. Menurut keterangan sejumlah warga yang berada di lokasi, api berasal dari kompor gerobak gorengan dan dengan cepat merambat dan menghaguskan bangunan sekitarnya tanpa dapat dicegah lagi.

Warga yang datang ke lokasi hanya bisa membantu para pemilik rumah menyelamatkan isi rumahnya tanpa bisa memadamkan api yang semakin merambat ke sejumlah rumah. Warga khawatir kebakaran akan semakin meluas karena terdapat sejumlah drum minyak tanah yang turut dilalap si jago merah.

Mobil pemadam kebakaran baru tiba sekitar satu jam setelah terjadinya kebakaran. Tim pemadam kebakaran sempat kesulitan memadamkan api karena sudah merambat ke bagian belakang rumah warga yang posisinya berdempetan.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dan 2 unit mobil tangki air berhasil memadamkan api. Kerumunan warga dan tumpukan barang-barang yang diselamatkan warga sempat menghambat masuknya mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Laporan : Adrianus Paju

Artikel ini telah dibaca 84 kali

Baca Lainnya
x